hanya saja, ini terlalu cepat.

Pertama kali aku dengar kalimat ini: "begitu sempitnya waktu, begitu besarnya cinta", aku langsung mencibir tanpa merasa perlu untuk berpikir ulang. Sangat tak mungkin itu. Hah! Cinta datang karena terbiasa, selalu butuh waktu, itu prinsipku. Tapi, ternyata, prinsipku itu hanyalah satu dari sekian triliun kasus munculnya rasa cinta. Ya, sekarang aku mengerti bahwa memang tidak hanya begitu, tidak selalu begitu. Begitu sempitnya waktu begitu besarnya cinta juga bisa terjadi. Kalau kalian bertanya, apa benar itu cinta? Aku hanya bisa menjawab, kalau pun bukan cinta, aku tahu rasa sayang ini teramat besar, berharap menjadi cinta. Ah…….. semua ini karena ulah Sang Waktu! Saat aku ingin dia berjalan cepat, kenapa dia berjalan sangat lambat, seperti anak kéong saja!  Sekarang, aku butuh dia berjalan lambat, tetapi dia malah berlari kencang, melaju dan berlalu cepat. Berhenti! Ini terlalu cepat….. terlalu cepat.

Hey! Sang Waktu! Tak sadarkah kamu kalau ini TERLALU CEPAT?

Leave a Reply